Panduan Memilih Broker Ideal Menurut Kondisi Trading

Setelah puas membaca berbagai ulasan tentang broker forex dan 'berjalan-jalan' mencari pilihan paling tepat, sudahkah Anda menemukan broker ideal? Jika ya, apakah Anda sudah puas mencoba layanan tradingnya dan masih betah menjadi klien tersebut?

Jika ya, maka Anda pantas mendapatkan ucapan selamat karena telah menemukan broker terbaik yang bisa melengkapi kebutuhan trading Anda. Namun jika belum, Anda mungkin harus mempertimbangkan kembali untuk memilih broker ideal yang benar-benar sesuai kondisi trading. Mengapa demikian?

cara memilih broker ideal
Pada dasarnya, rekomendasi broker terbaik selalu mengedepankan faktor kredibilitas dan keamanan. Namun dari fakta di lapangan, jaminan kredibilitas broker biasanya tidak sebanding dengan risiko trading yang harus ditempuh trader pemula atau bermodal kecil. Jika dari awal memang sudah tidak sesuai dengan syarat modal minimal dan kondisi trading yang diberikan broker, maka sebaiknya tidak usah memaksakan diri.

Bagaimanapun juga, tujuan Anda masuk ke dunia trading adalah untuk menjadi trader yang profitable, bukan trader yang harus memenuhi gengsi trading di broker tertentu. Jikapun kondisi Anda sebagai trader pemula ternyata sesuai dengan broker yang kredibilitasnya tidak sebaik broker-broker teregulasi di negara maju, masih ada beberapa tips pintar untuk meminimalisir risiko.

Jadi sampai di sini, kesimpulan sementara yang bisa diambil adalah memilih broker ideal itu lebih baik daripada broker terbaik yang kondisinya tidak sesuai dengan situasi trading Anda. Dengan broker ideal, Anda lebih bebas menggunakan gaya trading dan mengembangkan profit serta pengalaman, sehingga nantinya bisa membuka akun di broker terbaik.

Lantas bagaimana cara menentukan broker ideal itu?

1. Tentukan Berapa Kemampuan Modal Anda

Kemampuan modal adalah sesuatu yang Anda tentukan sendiri, bukan ditetapkan mengikuti ketentuan broker. Jadi apabila Anda mengubah besar modal sesuai batasan deposit minimal dari broker, itu adalah suatu metode yang keliru. Terlalu banyak menempatkan modal di atas toleransi risiko akan berpengaruh pada mental trading Anda.


Lihat Batasan Deposit Broker

Agar tidak terjebak kesalahan trading dengan risiko yang terlalu besar, tetapkan dulu berapa modal yang siap Anda gunakan, lalu cari broker ideal yang bisa mengakomodasi standar Anda. Sekalipun ada broker yang dikatakan lebih baik, jangan terpancing untuk mendaftar jika batas depositnya berada di luar jangkauan kemampuan modal Anda sebagai trader pemula. Katakanlah Anda sanggup menyediakan modal trading senilai $100, maka jangan membuka akun di broker forex yang ketentuan deposit minimalnya di atas kisaran tersebut.


ukuran modal sebagai kriteria memilih broker


Perhatikan Pula Lot Trading Dan Leverage

Dari jumlah modal, Anda kemudian bisa memperhatikan pula bagaimana volume trading minimumnya. Hal ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan ketahanan dana Anda. Percuma saja Anda memilih broker ideal yang mempersilahkan deposit minimal $50, tapi ukuran trading terendahnya tak bisa lebih kecil dari 1 lot standard. Bukannya memperkecil risiko, Anda justru akan terjerumus dalam bahaya leverage tinggi.

Kebanyakan broker forex biasanya sudah menyesuaikan lot trading agar setara dengan bilangan deposit minimalnya. Akan tetapi, masih ada saja broker-broker yang menerapkan kebijakan tak realistis seperti pada contoh di atas. Jadi apabila mencari broker ideal menurut kemampuan modal, jangan pernah lengah memperhatikan perbandingan antara deposit minimal dan lot trading-nya. Batas deposit minimal $500 seharusnya dilengkapi dengan spesifikasi lot mini, sedangkan apabila broker memperkenankan deposit di bawah $100, volume trading minimal sewajarnya bisa mencapai kisaran micro (0.01).


2. Temukan Gaya Trading Anda

Setelah menemukan standar kemampuan modal Anda sebagai trader pemula, aspek yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah gaya trading. Untuk perkara ini, Anda mungkin perlu memanfaatkan akun demo terlebih dulu. Namun karena sifatnya gratis, maka tak ada aturan khusus tentang pemilihan akun demo. Anda bisa memilih broker manapun untuk dicoba akun demonya. Namun demikian, akan jauh lebih baik lagi jika Anda bisa mencoba akun demo broker ideal yang telah memenuhi kriteria modal dari tahap sebelumnya.

Gaya trading membutuhkan penyesuaian tersendiri dalam tahap mencari broker ideal, karena setiap strategi bisa memerlukan spesifikasi broker yang berbeda-beda. Misalnya saja, gaya trading scalping menuntut spread rendah dan kecepatan eksekusi. Sementara itu, gaya trading otomatis memerlukan kinerja platform yang baik dan fleksibel untuk segala macam software. Lain lagi ceritanya jika Anda mengadopsi gaya trading swing yang kadang-kadang menempatkan posisi overnight (menginap). Guna menghemat biaya trading, broker dengan kebijakan swap free tentu menjadi broker ideal untuk swing trading.


gaya trading sebagai kriteria broker ideal


Perhatikan Spesifikasi Broker

Setelah Anda menemukan gaya trading favorit yang telah teruji dengan baik di akun demo, segera tetapkan parameter-parameter apa saja yang Anda harapkan dari broker ideal. Jangan sampai broker yang Anda pilih nantinya, justru membatasi gaya trading atau memperbesar biaya transaksi. Sebagai contoh, Anda bisa menghindari broker spread tinggi jika menerapkan gaya trading scalping.

Berikut adalah beberapa uraian tentang cara memilih broker ideal menurut gaya trading:


3. Teliti Reputasinya

Jika Anda sudah menemukan broker ideal yang sesuai dengan kemampuan modal dan gaya trading, jangan buru-buru membuka akun real di sana sebelum mengetahui bagaimana reputasinya. Anda tidak harus memveto broker yang tidak teregulasi di negara maju, tapi setidaknya pastikan jika alamat broker ideal Anda jelas, memiliki informasi kontak yang bisa dihubungi, dan tidak dicap scam di kalangan trader.

menelusuri reputasi broker ideal
Untuk mengetahui semua hal itu, Anda tidak hanya perlu menelusuri info di situs resmi broker ideal, tapi juga berselancar ke situs-situs eksternal yang secara khusus menyajikan review broker, atau berkunjung ke forum testimoni broker forex. Saat memperhatikan ulasan-ulasan semacam itu, tiga hal yang perlu Anda soroti adalah kemudahan deposit withdrawal, masalah eksekusi (jika ada), dan tanggapan broker dalam merespon keluhan klien.

Selain itu, Anda juga perlu memfilter ulasan mana yang bisa diandalkan atau tidak, karena tulisan semacam itu biasanya dibuat oleh individu yang kadang-kadang memiliki bias tertentu.


4. Lakukan 2 Tahap Pengujian

Setelah memastikan ketiga hal di atas, Anda bisa mulai menjajaki akun demo di broker ideal yang sudah memenuhi kriteria modal dan gaya trading Anda, serta memiliki reputasi yang meyakinkan. Apabila sebelumnya Anda telah mencoba layanan akun demo dari broker ideal saat mencari gaya trading, maka Anda bisa langsung bergerak ke tahap pengujian selanjutnya, yakni trading akun real dengan modal rendah.

Jika broker ideal Anda menawarkan akun cent, jangan ragu untuk menggunakan akun real khusus trader pemula itu. Namun apabila broker ideal Anda tidak menyediakannya, manfaatkan saja akun trading dengan spesifikasi yang paling ringan, seperti akun micro dan sejenisnya. Apabila selama 2 tahap pengujian tersebut Anda masih 'betah' di broker tersebut, berarti Anda telah menemukan broker ideal versi Anda sendiri.


5. Selalu Minimalisir Risiko

Broker ideal memang bisa memenuhi kebutuhan trading Anda, tapi bukan berarti tidak ada risiko yang perlu diwaspadai. Bahkan broker sekelas Alpari UK yang sudah teregulasi FCA pun bisa bangkrut karena dampak "bom SNB".

Maka dari itu, Anda bisa meminimalisir risiko dengan melakukan withdrawal secara berkala. Amankan profit yang sudah Anda peroleh, lalu sisakan dana seperlunya untuk trading di akun broker ideal.

minimalisir risiko di broker ideal
Satu cara lain untuk mengurangi risiko dari hal-hal tak diinginkan adalah dengan mencari broker ideal lain sebagai alternatif. Dengan cara tersebut, Anda bisa melakukan diversifikasi risiko dengan membagi modal di dua broker ideal atau lebih. Jadi ketika salah satu broker tiba-tiba bermasalah, Anda tak akan kehilangan seluruh dana trading.

Banyak trader profesional menyarankan langkah pemilihan broker terbaik secara bertahap, yang seiring dengan perkembangan Anda di dunia trading. Misalnya saja, Anda memilih broker ideal yang tidak teregulasi di negara maju saat masih trader pemula. Namun seiring dengan tercapainya profit konsisten dan bertambahnya pengalaman, Anda sudah bisa trading dengan dana dan lot yang lebih besar. Di saat seperti ini, Anda sangat disarankan untuk berpindah ke broker yang lebih kredibel, berpengalaman, dan terbukti aman untuk trader bermodal besar.


Rekomendasi Broker Ideal Untuk Trader Pemula

Bagi Anda yang baru menapaki dunia trading, kriteria broker ideal sebenarnya sudah bisa Anda dapatkan pada ciri-ciri broker terbaik untuk trader pemula. Salah satu contohnya adalah FirewoodFX yang memperkenankan deposit $10 dan lot trading minimal 0.01. Deposit dan withdrawal broker tersebut bahkan sudah diakomodasi untuk mempermudah trader pemula di Indonesia. Panduan lebih lanjut tentang FirewoodFX bisa dilihat di: