Mengungkap Jenis Broker Spread Rendah Dan Manfaatnya

Biaya transaksi memang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam trading forex. Baik itu spread maupun komisi, semua trader pastinya sudah mempertimbangkan biaya transaksi dalam kalkulasi target profit maupun loss-nya. Namun sewajar apapun keberadaan biaya itu dalam trading forex, sifatnya tetaplah membebani. Karena itu, broker spread rendah menjadi pilihan favorit mayoritas trader.

Lantas seperti apa contoh broker spread rendah itu? Apa saja manfaat yang bisa didapat dari jenis broker forex ini?

Broker spread rendah

Broker Penyedia Zero Spread

Tak diragukan lagi, zero spread adalah definisi fitur yang dimiliki oleh broker spread rendah. Sesuai namanya, zero spread adalah kisaran spread mengambang (floating) yang bisa mencapai 0 pip. Jika komisi broker didapat dari spread dan ketentuan yang berlaku justru zero spread, lalu darimana broker mendapatkan keuntungannya? Apa jangan-jangan mereka menggunakan cara lain yang tidak diketahui trader untuk memperoleh keuntungan?

Sebelum berpikiran yang macam-macam, perlu Anda ketahui bahwa zero spread berlaku pada beberapa kondisi tertentu. Ada 2 macam situasi yang memungkinkan broker spread rendah untuk menawarkan zero spread, di antaranya adalah:
  1. Broker menawarkan akses langsung ke market. Harga pada broker ini biasanya tercermin langsung dari harga pasar. Tanpa adanya mark-up, Anda bisa mendapatkan selisih harga yang sangat tipis, bahkan sampai serendah 0 pip. Namun demikian, ada komisi trading yang ditetapkan sebagai biaya jasa. Komisi ini biasanya ditentukan per posisi atau pada ukuran trading tertentu, tergantung kebijakan masing-masing broker. Dengan demikian, broker tetap menerima pendapatan meski spread-nya bernilai 0 pip.
  2. Broker spread rendah memiliki kuotasi harga 5 digit. Dalam sistem presisi harga tersebut, digit paling terakhir tidak mencerminkan pip, melainkan pipette yang nilainya sepersepuluh lebih kecil dari pip itu sendiri. Jadi apabila EUR/USD bergerak dari 1.12405 ke 1.12425, harga tidak naik sebanyak 20 pip, tapi 2.0 pip. Akurasi harga seperti itu memungkinkan biaya spread yang lebih rapat pula. Dalam sistem broker spread rendah, kerapatan spread itu bisa memungkinkan terjadinya zero spread. Sebagai contoh, Anda membeli EUR/USD saat harga bid ada di 1.12405 dan ask di 1.12410. Jika dihitung-hitung, selisih kedua harga itu hanya sebesar 0.5 pip. Jadi meskipun relatif sedikit, dalam hal ini masih ada biaya transaksi yang dibayarkan ke broker.

Broker zero spread 5 digit

Broker Fixed Spread Rendah

Selain melalui zero spread yang bersifat floating (mengambang), label broker spread rendah juga bisa disematkan pada penyedia fixed spread. Fixed spread broker forex umumnya ditetapkan mulai 3 pips. Dalam hal ini, perlu diketahui bahwa fixed spread memang selalu ditetapkan lebih tinggi dari floating spread. Zero fixed spread hampir mustahil ditawarkan, dan kalaupun ada yang bisa menyediakannya, broker akan memberlakukan komisi trading sebagai pengganti spread.

Nah, dengan semakin meningkatnya persaingan untuk meraih minat trader yang hampir selalu mengedepankan broker spread rendah, saat ini semakin banyak broker forex yang menyediakan fixed spread mulai 2 pip dan 1 pip saja. Salah satu contohnya adalah broker FirewoodFX yang menyediakan fixed spread 1 pip di akun Premium dan 2 pip di akun Standard.

Manfaat Trading Di Broker Spread Rendah

Kisaran spread rendah telah sejak lama menjadi parameter penting dalam memilih broker forex terbaik. Jika diuraikan, terdapat 3 manfaat yang bisa diperoleh dari broker spread rendah, di antaranya adalah:

1. Broker Spread Rendah Lebih Ringan Biaya

Hakikat spread sebagai biaya trading memang tak bisa ditanggalkan. Spread akan selalu dikenakan di setiap transaksi. Ketika posisi Anda berakhir profit, spread jelas mengurangi keuntungan. Sebaliknya ketika posisi trading ditutup dengan loss, spread bisa menambah beban kerugian.

Tanggungan seperti itu bisa terasa lebih ringan jika Anda trading di broker spread rendah. Jika biasanya terdapat beban 1-2 pip dari floating spread, Anda bisa memperoleh keringanan spread 0 pip di broker spread rendah yang menyediakan zero spread.

Broker spread rendah ringan biaya
Kalaupun Anda dikenakan 1-2 pip di broker penyedia fixed spread rendah, masih ada keuntungan trading dengan spread tetap yang bisa Anda dapatkan.

2. Broker Spread Rendah Lebih Fleksibel

Pada strategi trading jangka pendek seperti scalping dan day trading, spread besar tentu sangat membebani pengeluaran. Anda tak bisa mengharapkan kondisi trading maksimal jika trading di broker spread besar. Pilihan trading di broker seperti itu hanya terbuka untuk kesempatan strategi jangka menengah atau panjang.

Sebaliknya, broker spread rendah tak membebani trader jangka pendek dengan biaya transaksi yang besar. Perbandingannya seperti ini, open posisi 5 kali dalam sehari di broker biasa dengan floating spread 2 pip akan mengakumulasikan spread 10 pip per hari. Sedangkan apabila Anda trading di broker spread rendah, misalkan 0.5 pip, maka spread harian Anda hanya berjumlah 2.5 pip.

Perbedaan seperti ini jelas mengantarkan broker spread rendah pada fleksibilitas trading dengan berbagai macam strategi. Baik strategi jangka pendek ataupun panjang, Anda tak perlu merisaukan beban spread besar lagi.

3. Broker Spread Rendah Lebih Kompetitif

Spread rendah merupakan salah satu keunggulan broker forex yang paling diminati trader. Itulah kenapa di era ini banyak broker berlomba-lomba menawarkan layanannya dengan spread yang sangat rendah, bahkan mencapai 0 pip (zero spread).

Broker spread rendah kompetitif
Karena itu, broker spread rendah dinilai telah berhasil menyediakan layanan trading yang kompetitif dan berorientasi pada kebutuhan trader masa kini. Jika pada dasarnya broker spread rendah memiliki ciri kompetitif, maka ia biasanya lebih responsif dan adaptif terhadap perkembangan terbaru di dunia forex. Praktis, ketepatan update dan kemajuan teknologi trading bisa lebih diandalkan di broker forex seperti ini.