Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex

Ada banyak cara meraih keberhasilan dalam trading forex, diantaranya adalah dengan memilih strategi yang tepat dan menerapkannya sesuai anjuran kiat sukses trading. Setelah membahas metode scalping, kini giliran strategi day trading yang akan kita ulas. Teknik ini pada dasarnya dilakukan dengan membuka dan menutup posisi dalam satu hari yang sama. Aspek itu membuat day trading masuk dalam kelompok yang sama dengan strategi scalping, yakni metode trading jangka pendek. Agar strategi day trading bisa memberikan hasil maksimal, ada beberapa kiat sukses yang penting untuk diterapkan dalam proses belajar trading forex Anda. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Kiat Sukses Day Trading Forex

Kiat Sukses I: Day Trading Bukan Scalping

Secara teknis, scalping memenuhi syarat sebagai cara day trading, karena dilakukan dengan kiat sukses memanfaatkan pergerakan terkecil harga di timeframe rendah. Dengan demikian, open dan close trading akan selalu dilaksanakan di hari yang sama. Namun demikian, day trading tidak seperti scalping yang mengharuskan trader untuk selalu mengambil peluang dari perubahan terkecil harga. Nyatanya, trader yang membuka 1 posisi di pagi hari dan menutupnya di malam hari tetap dikategorikan sebagai day trader.

Itulah mengapa, timeframe dan target profit day trading bisa lebih besar dari strategi scalping. Dengan membidik keuntungan sebesar 30-50 pips, para day trader biasanya menggunakan kiat sukses trading di timeframe 4 jam atau 1 jam untuk mengamati trend jangka panjang, dan mencari momen entry di timeframe 15 menit. Jadi, kiat sukses pertama dalam day trading adalah, jangan hanya terpaku menggunakan aturan-aturan scalping. Anda bisa memperluas pilihan trading dengan target keuntungan dan timeframe harga yang lebih besar.

Kiat Sukses II: Mencegah Risiko Lebih Penting Daripada Mengejar Profit

Terlepas dari perbedaan day trading dan scalping di atas, sebagai metode trading jangka pendek, kedua strategi itu memiliki beberapa persamaan yang tak terhindarkan. Salah satu kesamaan itu ada pada risiko psikologis akibat frekuensi trading tinggi yang menargetkan keuntungan relatif rendah.

Trader baru yang masih belajar trading forex seringkali 'menyesal' ketika mencoba day trading, karena merasa close posisi dilakukan terlalu cepat. Misalnya saja, trader A menutup posisi buy EUR/USD dengan profit 30 pip. Tak lama setelah diclose, harga ternyata terus naik hingga 60 pip.

Bagi sebagian trader, pengalaman tersebut patut disesalkan karena ada kesempatan meraih profit lebih banyak yang terbuang sia-sia. Akan tetapi, dalam aturan kiat sukses trading, seharusnya tak ada kata penyesalan dalam kamus trader. Mengapa demikian? Trader-trader yang menyesal artinya belum menerapkan money management atau terpengaruh emosi trading negatif, yakni keserakahan (greed).

Jika sudah seperti itu, maka skenario paling umum adalah, trader kembali membuka posisi buy dengan harapan harga masih akan terus reli ke atas. Padahal, hal tersebut sangat tidak dianjurkan dalam kiat sukses trading dan berbahaya untuk dilakukan karena open trade hanya didasarkan pada harapan, bukan analisa forex yang terukur dan obyektif. Bagaimana jika setelah naik 60 pips, harga sudah overbought dan tak lama kemudian berbalik turun? Bukannya menambah profit, trader justru mendapat kerugian tak perlu yang sebenarnya bisa dicegah.

Untuk itu, selalu gunakan kiat sukses berikut ini: Mencegah risiko loss harus selalu diutamakan ketimbang mengejar keuntungan. Agar tidak menyesal dan terpancing keserakahan, gunakanlah money management yang sesuai dengan batas toleransi risiko dan target profit ideal.

Kiat Sukses III: Gunakan Target Yang Realistis

Cara paling mudah dalam kiat sukses trading untuk menetapkan proyeksi keuntungan adalah dengan mengukur level kemampuan trading. Jika masih baru apalagi belum sepenuhnya lulus dari tingkatan belajar trading forex, maka jangan harap bisa mendapatkan profit lebih dari 50% dalam waktu singkat. Hal tersebut memang tidak mustahil, tapi perolehan seperti itu tak bisa diandalkan karena hanya menjadi keberuntungan pemula.

Menetapkan Target Profit
Menetapkan ukuran keuntungan yang terlalu tinggi tak dianjurkan dalam belajar trading forex, karena bisa memicu overtrading. Prinsip utama dalam kiat sukses day trading tidak jauh berbeda dengan scalping; membangun keuntungan besar dari profit-profit relatif kecil yang didapatkan di tiap posisi. Bagi trader yang mematok target keuntungan terlalu tinggi, akan mudah terpancing untuk menambah posisi agar bisa mengejar targetnya. Seringkali, penambahan posisi tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan analisa harga yang obyektif.

Oleh karena itu, jangan lupa menerapkan kiat sukses dengan target profit yang realistis. Berupaya menggapai ukuran keuntungan yang wajar tentu akan lebih mudah dilakukan dan meringankan beban psikologis saat menjalankan day trading.

Kiat Sukses IV: Batasi Indikator Sesuai Kebutuhan

Trading jangka pendek memang cenderung mengandalkan analisa teknikal. Namun, bukan berarti Anda wajib menggunakan banyak indikator untuk menyempurnakan strategi day trading. Seperti halnya contoh kiat sukses dalam strategi scalping yang bisa menggunakan indikator trend dan oscillator saja, day trading pun bisa dilakukan dengan kiat sukses membatasi jumlah indikator. Sebaiknya gunakan indikator-indikator yang Anda pahami dan memang perlu diterapkan untuk memperoleh sinyal entry. Bagaimanapun juga, memahami apa yang Anda lakukan lebih penting dari sekedar melakukan tanpa memahami apa maksud dan tujuannya.

Kiat Sukses V: Buat Jurnal Trading

Memonitor performa merupakan tahap krusial dalam kiat sukses trading, karena bisa digunakan untuk memantau perkembangan dan kinerja Anda secara keseluruhan. Bahkan, perubahan kondisi mental bisa diketahui dari kiat sukses ini, karena catatan jurnal trading dapat mengungkap detail entry dan exit posisi.

Berapa kali Anda masuk pasar dalam sehari, sinyal apa yang mendukung keputusan entry, dan apakah aturan money management selalu dipatuhi, bisa terungkap dalam history jurnal trading Anda. Jika ternyata Anda masih suka open tanpa sinyal yang jelas, atau bahkan menyimpang dari aturan money management, maka artinya mental trading Anda belum siap untuk menghadapi berbagai gejolak dalam strategi day trading. Dalam hal ini, ada baiknya Anda mematuhi kiat sukses untuk kembali belajar trading forex dan memperbaiki psikologi trading.