Cara Kerja Trailing Stop Forex Dan Manfaatnya

Untuk melindungi posisi dari kerugian besar, banyak trader menggunakan stop loss dengan perhitungan yang sudah disesuaikan pada batas toleransi risiko. Akan tetapi, gejolak harga yang tak bisa diprediksi dengan pasti membuat sebagian trader melihat stop loss sebagai fitur yang lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Untuk mengatasinya, trader bisa menggunakan trailing stop forex.

Apa Itu Trailing Stop Forex
Namun sebelum membahas lebih detail tentang fitur itu, kita akan memperjelas dulu pemahaman tentang bagaimana stop loss bisa dianggap merugikan. Contoh mudahnya begini:

Amin membuka order buy EUR/USD di 1.1200, dengan stop loss dan take profit masing-masing di 1.1150 dan 1.1300. Pada awalnya, posisi tersebut berjalan mulus seiring dengan menguatnya EUR/USD sampai ke 1.1280. Namun tak disangka, suatu isu negatif menghempaskan pair tersebut hingga dalam sekejap harganya turun sampai ke 1.1140. Posisi buy Amin yang tadinya sudah profit 80 pips akhirnya kehilangan keuntungan dan justru terkena stop loss. Amir pun mengalami loss sebesar 50 pip.

Jika nantinya harga terus melemah, Amin tak akan terlalu menyesali penggunaan stop loss. Ia justru akan merasa bersyukur karena stop loss telah mengamankan akunnya dari kerugian lebih besar. Namun bagaimana jika ternyata kemerosotan EUR/USD hanya sementara dan pair itu berhasil rebound tak lama kemudian? Amin pasti menyesal karena jika tidak terkena stop loss lebih dulu, posisinya masih akan berjalan dan dengan demikian bisa kembali menghasilkan profit.

Cara pikir seperti itu sebenarnya kurang tepat, karena bagaimanapun juga stop loss adalah fitur pengaman yang meminimalisir, bukan mencegah kerugian. Kerugian Amin di atas bisa disebabkan beberapa hal, mulai dari penempatan stop loss yang terlalu dekat hingga pemasangan take profit yang terlalu jauh. Apapun alasannya, kerugian tersebut sebenarnya bersumber dari kurangnya antisipasi terhadap volatilias harga di pasar forex yang bisa bergejolak di luar dugaan. Jika ia memperhitungkan hal tersebut sedari awal, ia pasti sudah memanfaatkan fitur trailing stop forex di MetaTrader 4 (MT4).

Apa Itu Trailing Stop Forex?

Trailing stop forex adalah fasilitas trading yang bisa menggeser stop loss secara otomatis. Trailing stop forex bisa ditentukan dalam hitungan pips, seperti 15 pip, 20 pip, 30 pip, dst. Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut:

Amin membuka order buy EUR/USD di 1.1200, dengan stop loss 1.1150 dan take profit 1.1300. Ia juga memasang trailing stop forex sebesar 20 pip, sehingga untuk setiap kenaikan harga sebesar 20 pip, stop loss-nya akan bergeser naik 20 pip. Contohnya, saat harga berada di level 1.1220, maka stop loss Amin akan berpindah ke 1.1170.

Bercermin pada situasi di bagian sebelumnya, Amin tak akan mengalami kerugian 50 pips jika ia menggunakan trailing stop forex. Hal itu karena, stop loss Amin sudah akan berada di 1.1230 ketika harga mencapai 1.1280 dan kemudian merosot tajam. Jadi sekalipun posisi buy Amin tersambar stop loss, ia tak akan merugi. Amin justru mendapat keuntungan sebesar 30 pip karena ia entry buy di level 1.1200.

Dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa trailing stop forex sangat bermanfaat karena bisa menyelamatkan trader saat harga "bergerak liar". Hanya dengan menggeser stop loss secara otomatis, trailing stop forex bisa mengamankan keuntungan yang telah tercapai.

Cara Memasang Trailing Stop Forex Di MetaTrader 4

Untuk memasang trailing stop forex di MetaTrader 4, pertama-tama Anda perlu membuka posisi terlebih dulu. Setelah itu, klik kanan pada order yang tengah berjalan, kemudian pilih Trailing Stop.

Cara Memasang Trailing Stop Di Metatrader 4 bagian 1
Selanjutnya, Anda dapat memilih dari beberapa opsi jarak trailing stop yang ditawarkan. Jika Anda tak menemukan pilihan yang sesuai, trailing stop forex bisa diset manual. Caranya, klik bagian "Custom" kemudian ketikkan secara manual trailing stop forex yang Anda inginkan.

Cara Memasang Trailing Stop Di Metatrader 4 bagian 2
Saat menempatkan angka secara manual, sebaiknya perhatikan aturan minimum yang ditampilkan, karena hal itu bisa menjadi parameter saat Anda mengatur trailing stop forex sendiri. Pada contoh gambar di atas, trailing stop tak bisa diset lebih rendah dari 15 pip. Ketentuan ini bisa berbeda-beda di setiap broker dan pair yang ditradingkan.

Trailing Stop Di MetaTrader 4 Android

Penggunaan trailing stop forex begitu penting hingga banyak trader tak bisa melepaskan manfaatnya meskipun mereka telah menggunakan MT4 Android. Sayangnya, fitur trailing stop belum tersedia di MetaTrader 4 versi mobile. Dengan keterbatasan ini, lantas apakah setiap trader yang bertransaksi di layar smartphone harus rela melepaskan manfaat trailing stop forex? Jawabnya belum tentu.

Trader nyatanya masih bisa melakukan cara alternatif yaitu memindahkan stop loss secara manual. Metode ini memang kurang praktis karena tak didukung oleh teknologi trailing stop forex yang bisa menggerakkan stop loss secara otomatis.

Cara Memasang Trailing Stop Di MT4 Android
Namun demikian, memantau dan memindahkan stop loss di MT4 Android sendiri sudah ditunjang oleh efisiensi yang jauh lebih baik dari penggeseran stop loss di MetaTrader 4 desktop. Untuk itu, jika Anda trading di MT4 Android dan tetap ingin melindungi posisi dari fluktuasi harga yang tak menentu, sebaiknya biasakan diri untuk rutin memantau posisi dan cepat tanggap dalam merespon perubahan pasar.

Kaidah Memanfaatkan Trailing Stop Dalam Trading Forex

Berdasarkan cara kerjanya, trailing stop forex jelas paling optimal jika diterapkan di pasar trending. Ketika harga sideways, trailing stop forex justru bisa membuat stop loss cepat terkena sebelum profit terkumpul banyak.

Selain itu, trailing stop forex sebaiknya disesuaikan dengan potensi penguatan trend. Jika harga bergerak dalam trend tapi momentumnya cenderung lemah, maka sebaiknya jangan menetapkan jarak trailing stop forex yang terlalu besar. Kekuatan trend bisa dideteksi oleh indikator ADX (Average Directional Movement Index), dimana penguatan nilai di kisaran 20-40 adalah sinyal yang menandakan jika trend harga (baik itu uptrend maupun downtrend) masih akan terus menguat.

Mengukur Kekuatan Trend Sebelum Memasang Trailing Stop
Pada pemanfaatan lebih lanjut, trailing stop forex juga kerap digunakan untuk mengantisipasi risiko pada teknik trading yang berkaitan dengan manajemen posisi, seperti averaging dan pyramiding. Pada dasarnya, averaging adalah strategi meningkatkan keuntungan dengan membuka posisi baru, menggunakan profit dari order yang sedang berjalan. Berikut ini adalah contoh pemanfaatan trailing stop forex dalam teknik averaging:

Trailing Stop Dalam Teknik Averaging

sumber gambar: seputarforex.com


Sementara itu, pyramiding adalah strategi memperbesar keuntungan dengan membuka order-order baru di setiap konfirmasi penerusan trend. Setiap order baru dalam teknik pyramiding dibuka dengan ukuran lot yang sama. Di bawah ini adalah skenario penggunaan trailing stop forex untuk strategi pyramiding.

Trailing Stop Dalam Teknik Pyramiding

sumber gambar: seputarforex.com


Akhir Kata

Lebih dari sekedar pengaman, fitur trailing stop forex di MetaTrader 4 bisa dimanfaatkan sebagai pengunci profit dan elemen penting dalam teknik penambahan posisi trading. Namun demikian, sebaiknya perhatikan bagaimana kondisi harga sebelum memasang trailing stop forex (apakah sedang trending atau cenderung sideways), dan identifikasi pula bagaimana kekuatan pergerakannya. Dengan cara tersebut, Anda bisa mendapatkan manfaat optimal dari trailing stop forex dan berbagai fungsinya.