Tutorial Forex Scalping Untuk Trader Pemula

Banyak trader tertarik melakukan strategi scalping karena berpotensi memberikan frekuensi profit yang memuaskan. Namun demikian, beberapa risiko scalping membuatnya dikatakan tidak sesuai untuk pemula. Lantas jika seorang trader baru ingin belajar strategi scalping, kapan saat yang tepat untuk mencobanya? Tak perlu repot mencari indikator kesiapan atau menunggu lama, tutorial forex di artikel ini akan menjelaskan panduan scalping untuk pemula.

Tutorial forex scalping untuk pemula
Namun sebelum melangkah di tahap pertama, ada baiknya Anda melakukan persiapan-persiapan berikut ini:
  1. Pahami risiko strategi scalping. Sebagai salah satu metode trading forex jangka pendek, scalping sangat menuntut konsentrasi dan kecepatan untuk menghadapi pergerakan harga di time frame rendah. Tutorial forex ini tak akan berfungsi baik jika Anda tak memiliki gaya trading yang seperti itu. Jadi apabila Anda tipe trader yang lebih suka mencari ketenangan, bersantai menunggu peluang terbaik, hanya menargetkan profit dalam jumlah besar, atau tak kuat menghadapi tekanan psikologis dalam trading jangka pendek, sebaiknya hindari tutorial forex ataupun ide-ide lain yang 'berbau' scalping.
  2. Cari broker yang sesuai untuk scalping. Strategi ini tak bisa dilakukan di sembarang broker, karena ternyata ada beberapa broker yang membatasi atau bahkan tidak memperkenankan scalping. Jadi untuk menerapkan tutorial forex ini, pilihlah broker yang tidak memiliki aturan mengekang untuk strategi scalping, serta menawarkan eksekusi cepat dan spread rendah.
  3. Daftar di akun demo. Sebelum membuka akun sungguhan, sebaiknya daftarlah dulu di akun demo. Tidak semua trader cocok melakukan strategi scalping, sekalipun mereka merasa sanggup mengatasi risikonya. Untuk mengetahui apakah Anda termasuk trader yang 'ditakdirkan' untuk menjadi scalper, sebaiknya praktekkan tutorial forex scalping ini di akun demo terlebih dulu.

Setelah menyelesaikan persiapan-persiapan di atas, Anda bisa mulai mempelajari tutorial forex scalping di bawah ini dan mengujinya di akun demo. Jangan lupa untuk memilih time frame kecil (H1 ke bawah) karena range pergerakan yang besar tidak akan kompatibel dengan prinsip tutorial forex untuk strategi scalping ini.

1. Temukan Trend Dengan Moving Average

Tutorial forex scalping untuk pemula mengandalkan indikator trend paling umum, yakni Moving Average (MA). Untuk memasang MA di MetaTrader, cukup buka menu Insert -> Indicators -> Trend -> Moving Average.

Tutorial forex MA 1
Setelah itu, akan muncul menu pengaturan Moving Average seperti ini:

Tutorial forex MA 2
Karena aturan trading forex dalam tutorial forex ini menggunakan sinyal EMA (Exponential Moving Average) periode 200, maka beginilah cara mengatur parameter Moving Average di MetaTrader:

Tutorial forex MA 3
Klik OK, maka chart Anda akan tampil seperti ini:

Tutorial forex MA 4
Menurut ide dasar tutorial forex ini, siapkan posisi buy saat kenaikan harga ditandai dengan pergerakan EMA di bawah harga. Semakin jauh jarak yang tercipta antara EMA dengan harga, semakin kuat pula indikasi yang menyatakan jika uptrend masih akan berlangsung lama. Sementara itu, apabila harga turun dan EMA bergerak jauh di atas harga, maka carilah momen entry untuk open sell.

2. Mencari Titik Entry

Setelah mengetahui trend , langkah berikutnya dalam tutorial forex ini adalah mencari saat paling tepat untuk entry. Karena harga sering melakukan koreksi dalam trend utama, maka peluang terbaik muncul saat harga baru saja menyelesaikan koreksi dan berbalik melanjutkan pergerakan sesuai trend utama.

Untuk mengetahui sinyal tersebut, indikator pelengkap yang disarankan dalam tutorial forex ini adalah Stochastic. Anda bisa memasang indikator tersebut dengan cara: buka menu Insert -> Indicators -> Oscillators -> Stochastic Oscillator.

Tutorial forex MA 5
Karena tutorial forex ini tak mengisyaratkan ketentuan khusus untuk setting Stochastic, maka indikator tersebut bisa dipasang dengan parameter default-nya, alias tanpa perubahan apapun.

Tutorial forex MA 6
Setelah menyelesaikan tutorial forex untuk memasang Stochastic, chart Anda akan muncul dengan tampilan seperti ini:

Tutorial forex MA 7
Stochastic memiliki dua level ekstrim yang berfungsi sebagai batas overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual). Ketika grafik Stochastic naik melebihi overbought atau turun menembus oversold, harga diprediksi akan segera berbalik karena telah mencapai level jenuh. Dalam tutorial forex ini, stochastic diyakini bisa membantu menemukan titik entry, karena bisa menunjukkan peluang pembalikan dari koreksi harga. Ketika indikator ini mensinyalkan overbought atau oversold di akhir koreksi, hal itu dianggap sebagai konfirmasi kembalinya harga ke trend utama.

Aturan entry di tutorial forex ini adalah, buka posisi buy saat EMA 200 bergerak di bawah harga, dan Stochastic berada di bawah level oversold (20). Pastikan jika garis-garis Stochastic sudah mengarah ke atas untuk menghindari kesalahan entry.

Tutorial forex scalping buy
Sementara itu, syarat open sell dalam tutorial forex ini adalah ketika EMA 200 bergerak di atas harga, dan Stochastic sedang berupaya turun dari pencapaiannya di atas level overbought (80).

Tutorial forex scalping sell

3. Mengatur Posisi Exit

Langkah terakhir dalam tutorial forex scalping untuk pemula berkaitan dengan strategi exit. Sebenarnya, ada cara otomatis dan manual untuk menutup sebuah posisi trading forex. Namun karena cara manual lebih memerlukan ketepatan dan psikologi seorang trader berpengalaman, Anda sebaiknya menyiapkan posisi exit dengan cara otomatis.

Dalam tutorial forex ini, cara close otomatis yang disarankan adalah dengan mengatur stop loss 15-20 pip dari level entry. Di samping itu, take profit perlu dipasang antara 20-30 pip dari posisi open. Jadi setelah harga bergerak dan menyentuh salah satu dari stop loss atau take profit Anda, posisi trading forex akan tertutup secara otomatis.

Kiat Penting Dalam Tutorial Forex Scalping

Untuk benar-benar mengetahyu efekivitas tutorial forex scalping bagi trading Anda, sebaiknya lakukan pengujian di akun demo minimal selama 6 bulan. Pastikan pula jumlah trading Anda tidak kurang dari 30 posisi. Mengingat yang sedang Anda praktekkan adalah tutorial forex scalping, memenuhi syarat itu dalam 6 bulan tentu tidak akan sulit.

Kiat menjalankan tutorial forex scalping
Jika setelah masa uji coba Anda berhasil memperoleh hasil yang memuaskan, gunakan turorial forex scalping ini di akun real yang memfasilitasi trading forex dengan lot rendah. Membatasi risiko di masa awal trading real sangatlah penting karena ada perbedaan kondisi antara demo dan live. Sebagai pengaman tambahan, selalu upayakan untuk menggunakan ukuran trading forex yang sama di setiap posisi, dan jangan berlebihan dalam memilih leverage.